Buat yang lagi futur..

Hampir  setiap orang pasti pernah mengalami patah semangat alias kefuturan dalam kehidupannya. Bahkan tidak sedikit yang saat ini tengah mengalaminya dan tak kunjung hilang.

Sebenarnya patah semangat merupakan bentuk respon kita terhadap masalah yang sedang kita hadapi. Bila masalah itu berlarut – larut tak kunjung usai, atau bahkan masalah yang dihadapi dirasa begitu berat, patah semangat akan mudah sekali menghinggapi.

Bila kita menyadari betul hakikat hidup manusia di dunia, tentu kefuturan tak mudah datang. Setiap manusia pasti menghadapi masalah dalam hidupnya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa:’ hidup tanpa masalah bagaikan makanan tanpa garam’. Pasti hambar banget kan rasanya?!

Agar kefuturan tak mudah datang, maka kita perlu mengambil hikmah dari setiap kejadian / masalah yang menimpa kita. Justru masalah yang sedang kita hadapi itulah akan membuat kita belajar bagaimana menjadi sosok yang dewasa. Why? Kalau kita punya masalah, kita pasti berpikir bagaimana cara menyelesaikannya bukan? Nah, penyelesaian masalah itulah yang merupakan salah satu wujud kedewasaan kita.

Anggaplah bahwa kegagalan adalah cambuk bagi kita untuk terus bangkit menuju keberhasilan. Masih ingat ilmuwan dunia Thomas Alva Edison? Bayangkan bila dia putus asa pada percobaan ke- 9999. Kita tidak akan bisa menikmati hasil karyanya yng berupa bola lampu itu. Dia tidak pernah putus asa sampai dengan menemukan sebuah karya yang luar biasa bukan? Contohlah semangat orang – orang yang berhasil mengukir sejarah dunia dengan hasil karyanya yang bermanfaat bagi dunia.

Selain itu juga ada hal yang cukup penting yang perlu dikuasai yaitu manajemen menghadapi masalah. Ada beberapa hal yang mungkin dapat dilakukan sebagai bekal agar terhindar dari futur yang berkepanjangan, yaitu:

v                Menyadari dengan sepenuh hati bahwa selama kita hidup di dunia, maka kita pasti akan dihinggapi suatu masalah. So, bersikaplah wajar..

v                Berat tidaknya suatu masalah yang sedang kita hadapi, sangat tergantung pada pola pikir kita dalam menanggapi masalah tersebut. Oleh karena itu, santai sajalah…

v                Berpikir praktis, yakinlah bahwa apa yang sedang kita hadapi dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat. Masalah yang kita hadapi adalah masalah sepele, yang tak membutuhkan banyak pemikiran. Kok bisa? Buka aja Q.S Al insyirah. Allah swt sampai menegaskan sebanyak dua kali pada ayat 5 dan 6 bahwa di dalam kesulitan itu pasti ada kemudahan.

v                  Berpikir positif, berpikirlah bahwa masalah yang sedang kita hadapi adalah sebuah ujian dari Allah swt yang semata – mata diturunkan untuk menguji kesabaran kita. Maka hal yang dapat kita lakukan adalah bersabar. Sesungguhnya Allah bersama orang – orang yang sabar..

v                  Bersyukur kepada Allah swt, karena masih menurunkan sebuah ujian yang berupa masalah,red. Karena dengan demikian, Allah swt masih berkenan menguji kita yang menunjukkan bahwa Allah swt masih peduli dengan kita. Tanamkan dalam benak kita, bahwa semakin banyak ujian yang Allah berikan kepada hambanya menunjukkan bahwa semakin tinggi derajat hamba tersebut di mata Allah. Ingat dan baca lah buku Sirah Nabawiyah, yang menceritakan betapa besarnya ujian yang Allah berikan kepada nabi Muhammad saw yang nota bene adalah orang yang memiliki derajat sangat tinggi di mata Allah swt.

v                  Bersikap tenang, singkirkan semua masalah untuk sementara waktu, sampai hati menjadi tenang. Setelah itu, list atau daftar semua masalah tersebut, kemudian buat prioritas masalah yang harus segera diselesaikan. Bisa jadi kefuturan yang menimpa kita karena merasa masalah yang kita hadapi sangat banyak, dan kita bingung masalah mana yang harus diselesaikan. Biar hati tenang, perbanyaklah tilawah dan sholat malam..

v                  Sekedar menghibur hati kita yang dirundung malang karena merasa diri tidak berharga, maka buatlah daftar prestasi / kemenangan yang pernah kita capai dari kecil hingga sekarang. Prestasi itu tidak harus berupa memenangkan sebuah lomba atau sejenisnya kok, tapi kemenangan kecil seperti dapat menolong orang lain, menjadi teman curhat orang lain, dapat membuat orang tertawa, dapat menjawab pertanyaan dosen/guru dll juga termasuk kemenangan – kemenangan kecil, yang disadari atau tidak  telah menunjukkan bahwa kita adalah orang yang berharga.

v                  Curhat ke orang lain juga dapat melegakan perasaan resah dan gelisah yang sedang melanda lho. So, jangan menjadi pribadi yang tertutup ya..

v                  Kalau bener – bener penat, beristirahatlah, alias tidur. Karena dengan tidur, disamping merelaksasikan otak, kita juga medapat tambahan cukup energi untuk beraktivitas kembali, termasuk memikirkan pemecahan masalah.

v                  Banyak  berdoa, memohon pertolongan dari allah swt. Karena segala apa yang terjadi pada diri kita adalah kehendak-Nya.

 

Masih ingat pepatah; banyak jalan menuju Roma, bukan? Sama halnya dengan cara yang akan kita tempuh dalam menyikapi /menghadapi masalah kefuturan,  juga berbeda – beda, yang tujuannya sama yaitu mencegah kefuturan datang berlarut – larut . Sebenarnya masih banyak cara yang dapat dilakukan selain tersebut di atas. Tentu saja cara itu disesuaikan dengan kreativitas masing – masing individu. Harapannya, semoga apa yang diberikan ini bermanfaat buat kita semua. Amiin….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: