Archive for December, 2009

29 December 2009

Puisi WS.Rendra


Saya tertarik dengan puisi di bawah ini, sehingga saya tampilkan pada blog saya, semoga bermanfaat.

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,

kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,

Seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”, dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…

“ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”

(WS Rendra).

15 December 2009

Memaknai Pergantian Tahun Baru


Detik demi detik berjalan, dan detik itu berganti dengan menit dan menit pun berganti dengan jam, bahkan jam menjelma menjadi hari yang terus silih berganti menjadi minggu, minggu manjadi bulan dan akhirnya menggiring kita menuju masa yang kita namai sebagai tahun. Tidak terasa tahun demi tahun terus bergulir, bahkan saat ini pun kita tengah memasuki awal tahun baru. Tahun baru 1431 Hijriyah dan tahun baru Masehi 2010. Sebagian besar orang memaknai datangnya tahun baru sebagai awal ‘penampilan’ baru, seperti gaya rambut baru, mode pakaian baru, dan sebagainya, yang semuanya hanya mementingkan aspek jasadiyah semata. Bahkan untuk menyambut tahun baru, mereka mengadakan berbagai acara yang jauh dari nilai-nilai syariat Islam, seperti konser Band yang menimbulkan banyak kemudhorotan, bahkan tidak sedikit yang menimbulkan tewasnya sejumlah orang dan sebagainya. Tahun baru bukan sekedar untuk euforia dengan menyaksikan gemerlapnya lampu, kembang api, dan berbagai hiburan lain tanpa makna. Lalu bagaimana seharusnya kita memaknai tahun baru ini?

read more »

11 December 2009

Is Mathematic difficult?


Bagi kebanyakan siswa, Matematika adalah pelajaran yang sulit. Seperti halnya mayoritas siswa saya yang menganggap matematika adalah pelajaran yang paling sulit diantara pelajaran yang lain. Entah factor apa yang membuat mereka beranggapan demikian. Apakah karena gurunya, dalam hal ini saya, yang kurang bisa mengajar dengan baik, ataukah memang karena materi matematika yang terlalu abstrak untuk mereka pelajari sehingga timbul kesulitan dalam memahaminya?

read more »

10 December 2009

We’re Still Human


Saya membaca artikel yang cukup menarik di fb dosen saya.

 

Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya “pulang ke Jepang” untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia . Kenapa?

read more »