Archive for February, 2010

22 February 2010

Mereka Memanfaatkan Waktu Demi Ilmu


Waktu ibarat pedang dalam kehidupan kita. Jika kita tidak bisa mengendalikan pedang, maka pedang yang akan melibas kita. Demikian juga waktu, jika kita tidak mampu mengendalikannya, maka ia yang akan mengendalikan kita. Maka dari itu, kita perlu berhati-hati terhadap waktu, terlebih lagi jika kita memiliki waktu luang. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa Sallam bersabda: “Ada dua keni’matan yang kebanyakan manusia merugi di dalamnya yaitu ni’mat kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhori). Bahkan Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam QS. Al Ashr ayat 1-2: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian..” Kita berdoa kepada Allah agar kita dijauhkan dari hal yang sia-sia, yang membuat kita merugi dunia akhirat. Na’uudzubillaahi min dzaalik.

Sudaraku, kita sering merasakan waktu begitu cepat berlalu, padahal belum banyak yang telah kita lakukan. Waktu yang tersedia antara kita dan orang lain sama, 24 jam. Tidak kurang dan tidak lebih. Tak dapat dipungkiri kalau kita sering berfikir, mengapa orang lain dengan tingkat kesibukan yang melebihi kita ternyata mampu berbuat lebih banyak dibandingkan dengan kita. Bahkan mereka memiliki pengetahuan yang lebih banyak daripada kita, dan ia lebih berhasil daripada kita. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama berinterospeksi diri, apa yang telah kita lakukan dengan waktu yang kita miliki dan apakah kita sudah melakukan yang terbaik untuk orang lain dan diri kita sendiri. Sudahkah kita memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya?

Saudaraku, mungkin kita perlu bersama-sama belajar dari para generasi Salafushalih yang sangat berhati-hati dalam memanfaatkan waktu. Lihatlah bagaimana mereka tidak membuang sedikitpun waktu melainkan untuk hal yang bermanfaat, yakni menuntut ilmu.

Amir bin Abdi Qais
Beliau seorang tabi’in yang zuhud. Ada seorang pria berkata kepadanya, “Berbincang-bincanglah denganku.” Amin bin Abdi Qais menjawab:” Tahanlah matahari.” Artinya,” Cobalah hentikan perputaran matahari, jangan biarkan ia berputar, baru aku akan berbincang-bincang denganmu. Karena sesungguhnya waktu ini senantiasa merayap dan bergerak maju, dan setelah berlalu ia tak akan kembali lagi. Maka kerugian akibat tak memanfaatkan waktu adalah jenis kerugian yang tidak dapat diganti atau dicarikan kompensasinya. Karena setiap waktu membutuhkan amal perbuatan sebagai isinya.”

read more »

15 February 2010

Waspadai Serangan Penyakit Bayangan


Saya membaca artikel di vivanews.com, ini menarik bagi saya karena menyangkut hal yang selama ini mungkin dianggap penyakit remeh, ternyata membawa penyakit berat..

jadi tak ada salahnya saya posting di blog saya, semoga bermanfaat.

VIVAnews – Selama bertahun-tahun, ahli medis menunjukkan bahwa suatu gejala penyakit kerap merupakan penanda penyakit lain yang lebih serius. Misalnya migren diketahui sering berkaitan dengan stroke atau serangan jantung.

Dalam dunia kedokteran, kondisi ini disebut shadow disease atau penyakit bayangan. Penyebabnya bermacam-macam, seperti penyakit pertama menimbulkan kerusakan tubuh yang mengakibatkan penyakit lain. Atau perilaku hidup yang tidak sehat.

Kini, peneliti telah menemukan sejumlah penyakit lain yang bisa jadi adalah awal penyakit lain. Antara lain:
1. Migren

Penyakit bayangan: Stroke atau serangan jantung.

Sakit kepala sebelah merupakan keluhan yang umum dilontarkan masyarakat perkotaan. Jika Anda terserang migren minimal sekali sebulan, Anda memiliki risiko terkena penyakit jantung 50 persen lebih tinggi dari mereka yang tidak pernah mengalami migren. Namun penelitian pada 2007 telah berhasil menemukan metode pengobatan jantung yang dibutuhkan penderita migren.

2. Endometriosis

Penyakit bayangan: Kanker kulit.

Endometriosis merupakan kondisi medis pada perempuan yang ditandai dengan tumbuhnya sel endometrium di luar kandung rahim. Pada 2007, riset membuktikan bahwa penderita endometriosis lebih rentan terkena kanker kulit.

“Jika Anda mengalami gejala endometriosis seperti nyeri saat haid, nyeri pinggang yang kronis, nyeri pada saat berhubungan intim, hingga kemandulan, periksakan juga kesehatan kulit Anda,” kata profesor dermatologi Fakultas Kedokteran Universitas Louisville, Jeffrey P. Callen seperti dikutip laman majalah Prevention.

read more »

13 February 2010

Mengapa Yahudi Pintar?


Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.

Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”

read more »

8 February 2010

Kepadamu Saudaraku


Bismillahirrakhmaanirrakhiim…
kepadamu saudaraku yang telah menjadi guru dalam hidupku,
kusampaikan salam ta’dzim yang tak berpenghujung,
salam sejahtera para penghuni syurga,
salam yang harumnya melebihi mistik, sejuknya melebihi embun pagi,
salam yang suci, sesuci telaga kautsar,
salam persahabatan dan persaudaraan yang takan pernah pudar di segala zaman..
kepadamu saudaraku,
semoga kesabaran dan ketabahan senantiasa menyerta saat jiwa dirundung lara
ketika menghadapi cobaan yang menyesak di dada..
kepadamu saudaraku..
semoga rahmat Allah senantiasa menyerta..