Posts tagged ‘lagu’

11 March 2010

Pengamen = Pengemis ‘Terhormat’?


Ide menulis tentang pengamen ini muncul ketika saya dalam perjalanan menuju suatu kota. Saat kaki saya pertama kali menginjakkan bus kota, sudah terlihat seorang pengamen. Selang beberapa saat, naik lagi serombongan pengamen. Setelah mereka selesai, mereka seperti biasanya meminta uang kepada para penumpang. Begitu seterusnya pemandangan itu berlangsung sampai dengan saya turun di kota tujuan. Jika saya hitung, tidak kurang dari 7 pengamen yang mengamen di bus yang saya tumpangi tadi, padahal jarak dari kota asal ke kota tujuan tidak begitu jauh.

Namanya pengamen, setelah lagu selesai, pasti meminta ‘bayaran’ kepada para penumpang. Ada penumpang yang memberikan, ada yang tidak. Bagi penumpang yang memberikan, tentu para pengamen merasa senang dan tak lupa mengucapkan terima aksih. Nah, bagi yang tidak memberikan, tidak sedikit pengamen yang berbuat ‘kasar’. Pernah saya melihat kejadian di depan mata saya, seorang pengamen menjotos mata salah seorang penumpang saat penumpang tersebut tidak mau memberikan uang. Entah hanya karena alasan itu ataukah ada alasan yang lain, kok sampai insiden seperti itu harus terjadi. Lebih jauh, saya pernah mendengar cerita dari teman saya bahwa tidak jarang pengamen yang sampai menarik-narik baju penumpang ketika penumpang tidak mau memberi uang. Bahkan, ada lagi yang dilakukan oleh para pengamen yang cukup membuat gerah para penumpang. Lewat syair yang dilantunkan, para penagmen kerap menyindir penumpang yang tidak mau memberikan uang, malah kadang mendoakan tidak selamat sampai tujuan. Memang kreatif, tapi tidak pada tempatnya. Sungguh, fenomena seperti ini cukup meresahkan masyarakat.

Fenomena para pengamen yang semakin menjamur di lingkungan kita, membuat kita kerap bertanya-tanya, apakah ‘profesi’ sebagai pengamen ini cukup prospektif? Sebelum itu, coba kita tilik beberapa alasan yang kerap muncul. Seperti, daripada menganggur, mending mengamen, daripada cari uang lewat jalan tidak halal, mending mengamen. Baiklah, apapun alasannya, mungkin kita bisa ‘memaklumi’ kondisi mereka yang mengharuskan mereka menjadi seorang pengamen.

read more »